Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2023
Gambar
 BALADEWA dan MANDURA Negara Non Blok tidak hanya terdapat dalam dunia nyata, pewayangan pun memiliki negara semacam itu. Mandura, demikian namanya, dipimpin Prabu Baladewa , putra Basudewa. Istrinya bernama Irawati, putri Salya, berputra Wisata. Ia profil manusia bangsawan tapi berpola pikir sederhana. Hitam akan dikatakan hitam, putih dikatakan putih tanpa rekayasa. Berpendirian netral, tak mau campur urusan dalam negeri orang lain, tapi juga menolak campur tangan asing atas negerinya. Hidup berdampingan secara damai dan saling menguntungkan. Sifat temperamental tapi tak berlangsung lama karena hatinya baik. Kelemahannya kurang wiwaha, tak panjang pikiran, hingga mudah dipengaruhi, tapi mudah pula dibawa kejalan yang benar. Artinya, jika telah diketahui bahwa persoalan yang dihadapi akan berakibat buruk, ia segera mundur tak mau ikut campur. Meskipun pendiriannya netral, tak berarti pasif. Kehadirannya pada seitap musyawarah di Keraton Astina menunjukkan ahwa ia aktif memberi sum...

Bambang Ekalaya gugur

Gambar
  Ekalaya   adalah putra Prabu Hiranyadanu dari Negeri Nisada yang kemudian mewarisi takhta ayahnya. Prabu Ekalaya juga dikenal dengan nama Palgunadi. Ia dikenal sebagai raja yang tampan, sakti dan beristri cantik dan setia yang bernama Anggraini. Dalam Wayang Purwa, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Ekalaya bukan raja Nisada melainkan raja Paranggelung. Ketika mendengar tentang adanya seorang guru pandai yang bernama Resi Drona, ia datang ke Kerajaan Astina dan melamar untuk menjadi muridnya. Namun keinginannya itu tidak terlaksana, sebab Begawan Drona telah berjanji hanya akan mengajarkan ilmunya pada para Kurawa dan Pandawa saja. Karena tidak diterima menjadi murid, Ekalaya lalu mencuri dengar setiap kata-kata Drona, sewaktu guru besar itu sedang mengajar. Setelah itu, ia pun tekun berlatih mempraktekkan ajaran Drona, karena ketekunannya, lama kelamaan, ilmu yang dimiliki Ekalaya sebanding dengan Arjuna, terutama dalam ilmu memanah. Suatu hari ketika Ekalaya alias Pal...